Member Login
Syekh Alauddin Aththar QS
Zainul ‘Ârifîn (Perhiasan Para Arif)
Biografi
Syekh Alauddin Aththar QS adalah penerus utama ajaran Syekh Baha’uddin Naqsyaband QS, sekaligus salah satu figur yang berperan besar dalam menata dan menyebarkan Thariqah Naqsyabandiyyah pada generasi awal. Beliau berasal dari Bukhara dan dikenal sejak muda sebagai pribadi yang halus budi, rajin belajar, dan memiliki kecerdasan luar biasa dalam ilmu fikih, hadis, dan ilmu hati.
Beliau menjadi murid kesayangan sekaligus menantu dari Syekh Baha’uddin Naqsyaband QS, sehingga kedekatan lahir dan batin antara guru dan murid semakin mengokohkan mutu pendidikan ruhaniahnya. Di tangan Syekh Alauddin Aththar QS, ajaran-ajaran gurunya bukan hanya diteruskan, tetapi disusun dengan lebih sistematis sehingga para salik dapat menempuh jalan dzikir dan mujahadah secara terarah.
Metode pendekatan beliau kepada murid penuh kelembutan, namun tetap dengan ketegasan spiritual. Syekh Alauddin selalu menekankan pentingnya khidmah, kesabaran, dan kehadiran hati dalam setiap napas. Beliau mengajarkan bahwa inti dari perjalanan ruhani adalah menjaga pandangan batin agar selalu tertuju kepada Allah, sambil tetap bekerja, bermuamalah, dan hidup di tengah masyarakat.
Melalui perjalanan panjang dakwahnya, Thariqah Naqsyabandiyyah berkembang pesat di wilayah Transoxiana dan sekitarnya. Syekh Alauddin Aththar QS wafat dalam keadaan mulia, meninggalkan murid-murid yang kelak meneruskan rantai emas ini hingga ke berbagai negeri Muslim.