Member Login
Syekh Amir Kulal, QS
“Jadilah seperti bumi: diinjak tak mengeluh, memberi kehidupan bagi siapa pun yang menapakinya.”
Biografi
Syekh Amir Kulal QS adalah seorang wali besar yang menjadi penghubung utama dalam rantai emas Thariqah Naqsyabandiyyah, dan guru langsung dari Sultanul Auliya’ Syekh Baha’uddin Naqsyaband QS. Beliau berasal dari desa Sukhar, dekat Bukhara, dan dikenal sebagai seorang ulama sekaligus ahli bela diri pada masa mudanya. Namun, di balik kekuatan fisik yang gagah, tersimpan hati yang lembut dan rindu mendalam kepada Allah.
Beliau berguru kepada Syekh Muhammad Baba as-Samasi QS, dari siapa beliau menerima bimbingan rohani hingga mencapai maqam ma’rifat. Setelah gurunya wafat, Syekh Amir Kulal menjadi penerus pengajaran di wilayah Bukhara dan Samarkand. Majelisnya penuh dengan para pencari ilmu dan para salik yang haus akan kebenaran. Beliau mengajarkan keseimbangan antara syariat dan hakikat — bahwa setiap gerakan lahir harus disertai dengan niat yang suci dan dzikir batin yang terus-menerus.
Keistimewaan beliau bukan hanya dalam ilmu dan ibadah, tetapi juga dalam pembentukan generasi penerus. Di antara murid-muridnya yang paling masyhur adalah Syekh Baha’uddin Naqsyaband QS, yang kelak menjadi pembaru besar dalam dunia tasawuf. Syekh Amir Kulal QS dikenal pula karena pandangan ruhaniahnya yang halus, sering kali menuntun murid dengan isyarat dan diam yang penuh makna.
Beliau wafat di kota Sukhar dalam keadaan khusnul khatimah, meninggalkan warisan spiritual yang tak terputus hingga kini.