Member Login
Syekh Sulaiman Zubdi QS
Hati yang tenang adalah bejana tempat turunnya rahmat
Biografi
Syekh Sulaiman Zubdi adalah salah satu mata rantai penting dalam garis Naqsyabandiyah Mujaddidiyah, dikenal sebagai mursyid yang berwibawa namun penuh kelembutan dalam membimbing para salik. Beliau dinisbatkan dengan sebutan “Zubdi” yang merujuk pada wilayah Zubdah atau Zubd, tempat beliau menjalani sebagian besar kehidupan dalam menuntut ilmu dan suluk. Sejak muda Syekh Sulaiman menunjukkan kecenderungan kuat pada ibadah, kesederhanaan, serta penguasaan ilmu syariat yang kokoh, menjadikannya sosok yang dihormati sebelum memasuki thariqah.
Dalam gelanggang spiritual, beliau berguru kepada para pewaris Naqsyabandiyah yang tersambung kepada jalur Syekh Sulaiman Qorimi, QS, dan dari sanalah beliau memperoleh penyempurnaan makrifat dan kedalaman dzikir khafi. Syekh Sulaiman Zubdi dikenal sangat menjaga adab dan ketenangan batin; beliau mendidik murid bukan hanya melalui pengajaran, tetapi dengan teladan hidup yang penuh ketawadhuan. Kehadirannya memancarkan keteduhan, sehingga para salik merasakan keseimbangan antara kewibawaan dan kasih sayang.
Majelis beliau penuh kedisiplinan ruhani namun tetap hangat. Beliau membimbing para murid untuk menapaki jalan tazkiyah dengan perlahan namun pasti, menekankan pentingnya istiqamah, muraqabah, dan menjaga hati dari segala sesuatu yang mengganggu kehadiran Allah. Dalam ajaran Syekh Sulaiman Zubdi, dzikir bukan sekadar amalan lisan atau rutinitas wirid, tetapi cahaya yang harus menghidupkan seluruh keadaan diri seorang salik.
Syekh Sulaiman Zubdi berperan sebagai penjaga kesinambungan thariqah antara dua generasi besar, memastikan bahwa warisan Naqsyabandiyah tetap terjaga kemurniannya dan tersampaikan dengan rapi kepada para penerus. Beliau wafat dalam keadaan istiqamah penuh, meninggalkan warisan ruhani yang kuat di hati para murid dan para mursyid setelahnya.