Member Login
Syekh Ubaidullah Ahrar as-Samarqandi QS
Jalan sufi adalah memberikan kemaslahatan kepada makhluk, bukan menuntut apa pun dari mereka
Biografi
Syekh Ubaidullah Ahrar QS adalah salah satu tokoh paling berpengaruh dalam sejarah Thariqah Naqsyabandiyyah, sekaligus tokoh besar yang memainkan peran penting dalam membangkitkan kehidupan spiritual, sosial, dan politik umat Islam di Asia Tengah pada abad ke-9 Hijriyah. Beliau lahir di Samarqand dan sejak kecil menunjukkan kecenderungan kuat pada ibadah, ketakwaan, serta akhlak yang lembut dan penuh kasih.
Pada awalnya beliau banyak menekuni ilmu syariat dan menghafal Al-Qur’an sebelum kemudian memasuki dunia tasawuf. Perjalanan batinnya membawanya kepada Syekh Ya‘qub Jarkhi QS, dari siapa beliau menerima bimbingan ruhani yang mendalam. Beliau menjadi murid yang cepat mencapai maqam-maqam tinggi, hingga gurunya mempercayakan kepadanya tongkat kepemimpinan thariqah.
Syekh Ubaidullah Ahrar QS dikenal memiliki cakupan pengaruh yang luas, bukan hanya dalam bidang rohani, tetapi juga sosial dan kemasyarakatan. Beliau membangun madrasah, khanaqah, dan pusat-pusat pendidikan; menebarkan semangat kedermawanan, membebaskan rakyat dari pajak yang menindas, serta menasihati para pemimpin pemerintahan dengan hikmah dan keberanian. Beliau diyakini sebagai sosok wali yang diberi karamah irsyadiyyah—kemampuan mengatur, menata, dan membangun masyarakat melalui cahaya petunjuk Allah.
Dalam aspek spiritual, beliau menekankan adab, dzikir khafi, muraqabah, dan kehadiran hati yang teguh. Ajarannya sangat berpengaruh dan menjadi fondasi bagi generasi penerus Naqsyabandiyyah setelahnya. Syekh Ubaidullah Ahrar QS wafat dalam keadaan mulia, meninggalkan jejak yang sangat kuat dalam sejarah sufisme dunia Islam.